Konfigurasi TCP/IP dan Hostname

Konfigurasi TCP/IP dan Hostname

1. konfigurasi TCP/IP
Untuk Mengaktifkan LAN CARD / ethernet agar dapat terkoneksi dengan jaringan baik local ataupun internet. Konfigurasi TCP/IP statik gunannya agar server lebih mudah diakses dengan satu ip yang sama dan tidak berubah. 

Caranya yaitu : 

Kita membuka terminal melalui console pada proxmox. Sebelumnya klik start terlebih dahulu, setelah masuk pada terminal debian 8 masukkan username dan password. Jika sudah masuk ketikkan perintah #nano /etc/network/interfaces



Ubah isi file tambahkan atau ganti menjadi seperti gambar dibawah. Jika sudah simpan file dengan tekan ctrl+x tekan y tekan enter



Kemudian restart network dengan mengetikkan perintah : /etc/init.d/networking restart



Jika restart sudah selesai periksa ethernet yang hidup dengan perintah : #ifconfig


Jika eth0 belum hidup maka dapat menghidupkannya dengan perintah
#ifup eth0 dan jika ingin mematikan dengan perintah #ifdown eth0
Sesuai dengan eth yang ingin dihidupkan atau dimatikan.


2. Hostname
Hostname (nama mesin) merupakan tanda milik atau sering disebut juga sebagai tanda pengenal dalam jaringan agar bisa diketahui.


Cek hostname dengan perintah : #hostname && hostname –f


 Pada gambar diatas hostname nya berbeda smksakti dan smksakti.smksakti.net. Maka hostname
harus disamakan dengan perintah : #nano /etc/hosts




Disamakan seperti gambar dibawah ini : 
Jika sudah selesai tekan ctrl+x tekan y tekan enter untuk menyimpan.



Jika sudah edit file hostname di /etc/hostname dengan perintah :
#echo smksakti.net > /etc/hostname
 

Kemudian jalankan ulang service hostname dengan perintah :
#/etc/init.d/hostname.sh


Periksa ulang apakah hostname sudah sama atau belum. ketikkan perintah : hostname && hostname -f 




Previous
Next Post »
Thanks for your comment