Cara Menginstal DNS (Domain Name Server) di Debian Server 8.1

Cara Menginstal DNS (Domain Name Server) di Debian Server 8.1 

     Sistem Penamaan Domain ; SNR (bahasa Inggris: (Domain Name System; DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain. Menurut browser Google Chrome, DNS adalah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web menjadi alamat internet.

    DNS menyediakan pelayanan yang cukup penting untuk Internet, ketika perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat surel. Analogi yang umum digunakan untuk menjelaskan fungsinya adalah DNS bisa dianggap seperti buku telepon internet dimana saat pengguna mengetikkan www.indosat.net.id di peramban web maka pengguna akan diarahkan ke alamat IP 124.81.92.144 (IPv4) dan 2001:e00:d:10:3:140::83 (IPv6).

Sumber lihat Disini

Berikut langkah - langkah menginstal DNS (Domain Name System) :  

Buka terminal, masuk sebagai super user (root).

Untuk instalasi bind9, ketikkan perintah
   #apt-get install bind9
  
  
Masuk ke direktori bind untuk memulai konfigurasi, ketikkan perintah
    #cd /etc/bind/


Edit file named.conf.local menggunakan perintah
    #nano named.conf.local


Tambahkan konfigurasi di bawah //include "/etc/bind/zones.rfc1918";

zone "smksakti.sch.id"{
type master;
file "/etc/bind/db.smk";
};
zone "1.22.10.in-addr.arpa"{
type master;
file "/etc/bind/db.10";
};




Jika sudah simpan dengan mengetikkan perintah ctrl + x kemudian tekan y.


Kemudian salin (copy) file db.127 dan db.local.
    #cp db.local db.smk



   #cp db.127 db.10


Setelah itu anda edit db.smk dengan perintah :#nano db.smksakti
    


 
     ;
     ; BIND data file for local loopback interface
     ;
     $TTL    604800
     @       IN      SOA     smksakti.sch.id. root.smksakti.sch.id. (
                              2             ; Serial
                         604800        ; Refresh
                          86400         ; Retry
                        2419200       ; Expire
                         604800 )      ; Negative Cache TTL
     ;
    @            IN         NS        ns.smksakti.sch.id.
    @            IN          A          10.22.1.2
    @            IN         MX        2 mail.smksakti.sch.id
    ns            IN         A           10.22.1.2
    www        IN         A          10.22.1.2
    ftp            IN         A          10.22.1.2
    mail         IN         A          10.22.1.2
    portal       IN         A          10.22.1.2




Kemudian simpan dengan menekan ctrl + x tekan y (enter).


Edit file db.10
Ketikkan perintah #nano db.10

      ;
       ; BIND reverse data file for local loopback interface
       ;
       $TTL    604800
       @       IN      SOA     smksakti.sch.id. root.smksakti.sch.id. (
                              1            ; Serial
                         604800       ; Refresh
                          86400        ; Retry
                        2419200      ; Expire
                         604800 )     ; Negative Cache TTL
      ;
      @      IN      NS      ns.smksakti.sch.id.
      3       IN      PTR     ns.smksakti.sch.id.
      3       IN      PTR     smksakti.sch.id.
      3       IN      PTR     www.smksakti.sch.id.
      3       IN      PTR     ftp.smksakti.sch.id.
      3       IN      PTR     mail.smksakti.sch.id.
      3       IN      PTR     portal.smksakti.sch.id.



Kemudian simpan dengan menekan ctrl + x lalu tekan y (enter).


Tambahkan nameserver 10.22.1.2 pada file resolv.conf, dengan mengetikkan perintah #nano /etc/resolv.conf

 
Konfigurasi dns
(sebelum melakukan konfigurasi DNS, konfigurasi dahulu tcp anda)

Konfigurasi tcp --> jika sudah simpan dengan menekan ctrl + x tekan y (enter).



Lanjut dengan konfigurasi DNS :

Tambahkan nameserver 10.22.1.2 pada file resolv.conf, dengan mengetikkan perintah #nano /etc/resolv.conf --> kemudian simpan dengan mengetikkan ctrl + x tekan y (enter).


Restart bind9 menggunakan perintah #/etc/init.d/bind9 restart


Jika sudah berhasil merestart silahkan anda periksa file /etc/resolv.conf dengan perintah #cat /etc/resolv.conf


Muncul seperti ini



Tes DNS menggunakan perintah nslookup. Dengan mengetikkan perintah #nslookup smksakti.sch.id

Kemudian buka mikrotik anda! Setting mikrotik --> buka dashboard --> isi password 


Lalu pilih menu DNS yaitu dengan klik IP > DNS



Kemudian klik static di sebelah kanan --> Lalu klik + di pojok kiri atas. Lalu masukkan nama DNS dan alamat IP Debian server


Bisa di cek di web browser dengan memasukkan url nama DNS kita.


Maka hasilnya akan seperti berikut :


SEKIAN SEMOGA BERMANFAAT!
SALAM DARI ANAK ANAK SMK SAKTI GEMOLONG, SRAGEN.


Previous
Next Post »
Thanks for your comment